Selalu ada jalan yang ditempuh untuk orang yang selalu
ingin dekat,
Selalu ada kata yang dirangkai untuk sesuatu yang masih
ingin dibicarakan,
Selalu ada kesempatan untuk orang yang selalu diperjuangkan.
Lalu apakah masih ada tempat singgah untuk orang sepertiku?
Dan bagaimana caranya aku masuk ke dalam ruang yang begitu
megah sedang aku begitu hampa
Sunyi dalam pikiran seketika ramai dengan pertanyaan
Sanggup atau tidak aku menerobos lintasan yang begitu rumit?
Entahlah, aku pasrah kemana kaki dan hati ini melangkah
Sebatang cerutu ku ayun-ayunkan menandakan aku sedang
kebingungan
Menyebrang atau ketepian?
Tersematkan atau terabaikan
Sungguh ironi segala ingatan
No comments:
Post a Comment