Siapa yang akan aku salahkan? Ketika kau
cemburu jika aku dekat dengan yang lain? Ya diriku
Siapa lagi.. walaupun aku sebenarnya
berhak dekat dan berharap dengan siapapun.
Hmmmmm... sesulit inikah mencintaimu?
Apakah doa-doa ku di sepertiga malam
dapat menembus dinding-dinding dayamu yang begitu kuat?
Memang ya patah selalu menjadi teman
Tak ada alasan lagi bahwa aku dapat
berpisah dengan patah.
Sungguh ironi.
Haruskah aku berjuang sendirian? Kupikir
itu tak akan kuat jika aku sendirian. Walaupun sujud itu indah. Kita berbicara
pada bumi tapi langit yang mendengar.
No comments:
Post a Comment