Sunday, October 7, 2018

*7

Rinduku telah mendarat dengan tepat. Kedua tulang rusuk telah saling berdampingan . Walau hanya sekejap.Telah sedikit melebur sesak kemarin yang belum sempat tersampaikan.
Resah juga telah tergantikan dengan pelukan yang begitu dalam. Tatapan kosong kini telah berisi binar yang begitu tajam. Namun, aku sudah siap lagi untuk rindu selanjutnya. Karena mungkin nanti semakin menggebu. Rasanya tak ingin kau tinggalkan lagi, tapi apalah daya sebuah tuntutan tujuan yang dinamakan bahagia. Ya.. Definisi bahagia menurut mereka. Karena bahagia menurutku tak melulu soal materi, tetapi seberapa banyak persaudaraan yg kau rakit.  Itu sebuah kebahagiaan yang tiada tara dan tak pernah habis.

No comments:

Post a Comment