Malam ini bulan tak menampakkan diri. Begitu pun dengan bintang. Mendung seakan menyelimuti semuanya. Kecuali rinduku yang tiada menghilang. Semakin malam semakin menjadi. Derai air mata mulai membanjiri pipiku yang sedari tadi mencoba tegar, mencoba baik-baik saja dan mencoba tersenyum. Namun, mata telah sayu dan tidak tahan untuk membayangkan kau berdiri di depan ku seperti biasanya. Atau kau duduk di sampingku saat ini menemani malam ku yang sepi. Kemarin aku sempat berkata aku akan baik-baik saja di sini. Tapi nyatanya tidak semudah itu jauh darimu. Aku hanya selalu berharap dan berharap. Bahwa kamu di sana sehat selalu serta diberi kemudahan untuk segala urusanmu. Di sini aku aku bersama demua yang menyayangimu selalu mendoakanmu untuk yang terbaik. Selamat berjuang sayang. Aku mencintaimu. Selalu. Aku yang merindukan candamu. 😔
No comments:
Post a Comment