Friday, February 18, 2022
I love you But Im Letting Go
Friday, January 21, 2022
Healing Sebentar : HIDDEN PARADISE di KULON PROGO
Whatsapp sist and brouuhhh….
Kali ini kita jalan-jalan ke Jogja lantai dua bagian barat. Seperti
judul yang di atas bahwa di Jogja bagian barat ini sedang banyak tempat-tempat
wisata yang baru tapi, serius lokasi yang satu ini beeehhhh masih prawanlah belum
banyak dikunjung wisatawan sebab belum dibuka secara resmi. Terakhir kesana
tahun baru masih belum ada tiket kontribusi alias gratis. Walaupun belum ada
kontribusi masuk akses menuju kesana tidak terlalu susah. Di google maps pun
tenang jelas belum ada lokasinya hehe kalem kalem saja di sini aku akan
menjelaskan rute paling akurat xixixi…
Jadi, apa sih wujud dari hidden
paradise ini? Yapss.. Air
terjun. Wisata ini cocok buat yang suka ketenangan, yang suka jalan santuy dan
tentunya bersahabat juga dengan keluarga. Inilah kita sambut Curug Siluwok…
yeeeeee…… yups lokasinya sekitar 36 km
dari Pusat Kota Jogja. Tepatnya di Desa Keweron, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten
Kulon Progo. dari Terminal Jombor terus melalui Cebongan, arah Seyegan
ke Balangan lalu Kecamatan Minggir, Perempatan Dekso lalu naik ke kecamatan Samigaluh.
Nah karena di gmaps belum ada kan yahhh kita pakai gmaps nya arah Curug Sidoharjo,
ikuti petunjuk lalu ketika sudah menemukan Curug Sidoharjo jangan belok dulu
tapi masih agak jauh dan nanti di pinggir jalan sudah ada plakat Curug Siluwok
dan tinggal mengikuti plakat tersebut. Kalau masih bingung silahkan pakai GPS
manual Gunakan Penduduk Setempat hehhe.. Intinya kalau bingung, jangan sungkan
bertanya orang yang kalian temui.
Info
tambahan untuk akses mobil belum bisa ya gaiiss… gunakan kendaraan roda dua
udah paling aman. Lalu jarak tempat parkir sampai ke curugnya kalian masih harus
jalan kaki menyusuri jalan setapak maybe sekitar 10-15 menitan jalan santai
sambal ngobrol. Hihihi dan welcome to hidden paradise Kulon Progo …… well
kalian di situ bisa berenang atau loncat dari batuan itu karena di bagian dekat
air terjun cukup dalam, tetapi hati-hati di bagian dangkal ya batuannya lumayan
tajam-tajam.
FYI
yang paling penting adalah jangan datang di musim kemarau karena airnya bisa
saja surut bahkan kering. Paling syahdu datang kesini sekitar pukul 09.00
sampai sebelum hujan sih hehehe jangan pas hujan yah nanti airnya coklat.
Oke
btw ini link video di Instagram akuh, klean bisa check kemarin perjalanan
singkatku ke sana… jangan lupa follow juga ya hihih.. tincuww.. And selamat
berhealing-healing ria ya guys…. Tetap jaga kelestarian alam, jangan buang
sampah sembarangan dan yang pasti jaga attitude ketika berada di alam. Salam
lestari…. 😊
https://www.instagram.com/reel/CYNDat8IVjp/?utm_medium=copy_link
Friday, January 14, 2022
Tinggal
Bertahan adalah yang paling melelahkan
Ingin sekali pergi tetapi ditentang hati
Jika tetap tinggal akan mati
Sungguh, perihal perjuangan memang berat
Membosankan, meresahkan setiap perjalanan
Baiklah, kini ku telah sudi diriku mati tanpa kehilangan denyut nadi
Berbahagialah engkau ada seseorang yang menyayangimu dengan tulus
Berbahagialah engkau ada seseorang yang takut kehilanganmu
Seseorang yang mau melukai dirinya,
Menunda kebahagiaannya untukmu
Sedang ia tahu bahwa ia akan lebih berharga di mata orang lain
Tetapi, ia tetap pulang untukmu :')
Thursday, January 13, 2022
Hujan Bulan Desember
Kala nanti dimensi ini harus menyerah pada takdir dan turut dihapus oleh waktu
Aku mau kau tetap terlahir kembali.
Entah dirimu disambut cahaya matahari pukul 9 pagi
Atau rintik hujan dibulan Desember pukul 11 malam
Ku harap banyak hal baik untukmu untuk dirayakan, digenggam dan dicintai dunia
Mungkin kehadiranmu mengusik peri jahat yang memberi mimpi buruk pada orang lain
Bagiku, hadirmu menjadi teduh
Hadirmu menjadi pertanda bahwa pulang bukan akhir dari pertemuan
Pulang berarti menemukanmu di tempat yang sama
Meski aku harus pergi dan terjatuh untuk miliaran kali lagi
Tuesday, December 14, 2021
ASMARALOKA
Pagi itu, ya pagi itu
Pukul dua lebih seperempat
Ku berangkat ke utara untuk menjemput sang Arunika
Menembus kabut meski dengan dahi yang mengkerut
Dingin tapi apadaya hati sedang ingin,
Dengan mata yang menggantung, tiba lah aku di tempat yang membuatku terpasung
Terpasung akan binar yang mulai mekar
Berdebar dan bersabar
Hingar bingar seakan muncul dengan tak terdengar
Merangsak pelan dan terus perlahan
Kurasakan semilir yang mulai menenangkan pikir
Suara peksi memeriahkan gendang telingaku yang lama tak berfungsi
Sungguh ini seperti ilusi
Kuseduh kopi dengan segenap asa dan karsa
Ditemani kidung sianak sulung
Sssrt...ahhh!
Kopi lembah Bisma memang tiada tara
Namun ada yang berbeda dengan rasa
ASMARALOKA, ohh kenapa ?
Teringat pada sosok yang memikat
Tanpa permisi menusuk hati dengan presisi
Menyerang, tegang dan meradang
Belum cukupkah? Belum pantaskah? Belum Puaskah?
Perasaan yang dulu terekam membuat suasana begitu mencekam
Bagai peluru timah yang sudah tidak bisa lagi ditemah
hahahha dasar lemah!
Selalu berhasil membuatku bodoh dan bertindak ceroboh
Ironi, seperti bukan diri sendiri bak kehilangan jati diri
Fyuuh..., namun tak apa
Tetap kunikmati bersama litani
Dan gulana perlahan berubah menjadi doa
Semoga, semoga dan semoga
Aku yakin, Renjana akan membawaku pada Dewasa.
Monday, December 13, 2021
Titik Sudah
Seharusnya tidak ada kata maaf di antara kita, sebab kita saling. Seharusnya tidak ada kata melepas, sebab kita saling. Tapi, saling tiba2 menjadi asing ketika kita bersepakat di titik sudah lalu semuanya hening. Lenyap seketika segala terka dan dugaan. Kita hanya bisa mengamini dengan segala batasan. Semoga segala hal baik ada di antara kita. Semoga semesta bertindak seadil2nya kepada kita walaupun dalam nyata itu sangat sulit dipercaya. Entahlah, umpatmu masih nyata terdengar di telinga hingga mendentingkan gelas2 yang menggelar perayaan di dada. Riuh, runtuh seketika :’(
Harap
Maaf, jika rasa ini kubuat menjadi pelik. Krna pda dasarnya jatuh cinta itu empat suku kata paling aneh, asing, dan dingin. Mereka bilang apalagi kita mencintai, tidak seharusnya kita jatuh. Melainkan terbang. Terbang yg dimaksud mungkin mengarungi seisi dunia bersamamu, tanpa perlu khawatir apa yg akan menunggu di bawah kita nantinya. Dan aku, hanya insan biasa yg hanya bisa merajuk menerka nerka dngn harap menginginkanmu tinggal lebih lama menjaga mu dalam asa berselimut mantra semoga dan semogaku banyak perihalmu tpi km yg lebih tau segala cita dan angan sementara aku, tercipta untuk mengaminkan dan menunggu semesta merestui kita. 🌻